Memahami Bisnis Multi Level Marketing Dan Imbal Hasil Bisnis


Posted On Mar 11 2021 by

Banyak munculnya bisnis MLM yang merugikan di masyarakat sebelumnya membuat masyarakat sedikit trauma dengan keberadaan bisnis MLM. Karena itu lah wajar saja jika kebanyakan masyarakat menganggap bisnis ini bisnis yang menjerumuskan downline nya. MLM akan membuat banyak orang tidak ingin berusaha dalam memutar modalnya dalam kegiatan bisnis di sektor riil.

Izin usaha MLM ini sudah diatur di dalam Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4/I/SIUPLS/PMDN/2012. Meski dinilai efektif untuk pemasaran namun sayangnya picture atau pandangan Casino Online orang akan bisnis satu ini selalu negatif. Masih banyak orang yang menganggap bahwa bisnis MLM adalah bisnis yang hanya menguntungkan satu orang saja dan bahkan ada yang menyebutnya permainan uang .

Saat ini, anak muda kekinian sangat suka sekali pergi touring. Tidak hanya touring ke luar kota, tapi juga luar negeri. Cobalah untuk membuka bisnis jasa travelakan mengurus segala keperluan wisata mulai dari tiket pesawat atau kereta, penginapan, hingga itinerary. Cantumkan harga paket yang lebih murah jika melakukan wisata berkelompok sekitar 5-7 orang lebih. Saat menjalankan bisnis jasa travelini, kamu harus memiliki banyak rekanan penginapan serta maskapai pesawat supaya bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Padahal, jika dijalankan dengan tekun, bisa menjadi ‘ladang’ baru sangat menguntungkan, lho. Ulasan di atas menjadi rahasia cara bisnis MLM untung besar. Praktekkan dan rasakan sendiri keuntungan besar dengan menerapkan bisnis MLM di kehidupan sehari – hari. Untuk memperlihatkan bahwa memang produk tersebut layak untuk digunakan. Konsumen yang melihat akan tertarik untuk menjadi pelanggan. [newline]Dengan begitu, anggota MLM semakin meluas dan produk bisa menjangkau ke seluruh daerah.

Kebanyakan perusahaan yang menerapkan sistem Breakaway akan memberikan iming-iming bonus perekrutan. Karena bonus seorang member awal, karirnya sangat kecil. Bisnis Multi Level Marketing kebanyakan menjual produk-produk seperti obat-obatan dan kecantikan. Produk itu akan ditawarkan pada orang-orang yang berada di sekitar tenaga penjual.

Bisnis MLM memiliki pro dan kontra di kalangan masyarakat. Di mana, ada beberapa perusahaan yang mengatasnamakan bisnis MLM tanpa ada produk yang ditawarkan atau produk yang ditawarkan tidak berkualitas. Selain itu, orang yang bergabung lebih dulu ke dalam jaringan bisnis tersebut memiliki keuntungan besar dan yang bergabung belakangan mengalami kerugian. Pada awalnya, model bisnis ini digunakan untuk memasarkan produk agar supaya lebih efisien. Di mana, MLM jauh lebih menarik dibandingkan bisnis tradisional, karena produk yang dipasarkan bisa langsung sampai ke pelanggan tanpa melalui jaringan distribusi yang panjang. Bisnis jenis ini juga mengedepankan efisiensi jalur pemasaran yang panjang, sehingga biaya distribusi dari pabrik hingga ke pelanggan dapat ditekan dan dibagi dengan distributornya secara adil.

Uang yang diterima si A yang melebihi dari uang setorannya, adalah uang yang batil sebab uang tersebut adalah uang yang masuk belakangan, misalnya si B. Selanjutnya si B mendapatkan uang dengan jumlah besar dalam tempo tertentu, dan begitulah seterusnya. Bila terjadi titik jenuh, maka orang-orang belakangan pasti menjadi korban.

Cara untung dari bisnis MLM

Perusahaan ini akan sebisa mungkin membuat semua membernya bisa dapat keuntungan asal mau berusaha keras, entah itu upline atau downline. Dengan sistem kayak gini, semua member akan diuntungkan meski baru saja bergabung. Cek apakah perusahaan MLM itu punya badan hukum yang jelas, misalnya dalam bentuk PT yang punya NPWP dan SIUPL .

Dalam sistem MLM, untuk menjadi anggota atau member, Anda diharuskan membeli paket produk perusahaan dengan harga tertentu. Anda juga ditugaskan mencari member baru untuk membeli produk perusahaan. Dalam piramida bisnis, member tersebut akan berada di bawah Anda. Lalu member baru tersebut juga akan mencari member lainnya, demikian seterusnya hingga ada beberapa kaki dalam piramida bisnis Anda. MLM juga menganut sistem bisnis piramida atau pemasaran yang dilakukan oleh jaringan. MLM juga memikiki istilah untuk anggota-anggota mereka dengan sebutan ‘up line‘ dan ‘down line‘, yakni orang-orang yang melakukan penjualan produk berdasarkan urutan rekrutan atau pendaftaran.

Last Updated on: July 29th, 2021 at 9:51 am, by


Written by Puck